BENGKULU, BETVNEWS – Menyikapi munculnya pro dan kontra soal tambang emas, termasuk penolakan dari kalangan mahasiswa terhadap rencana eksplorasi tambang emas di Kabupaten Seluma.
Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk duduk bersama dalam forum diskusi terbuka.
Ia menegaskan, pemerintah daerah masih memiliki waktu sekitar 25 bulan untuk melakukan pembahasan dan penyusunan dokumen yang memuat aspirasi masyarakat.
Menurutnya, diskusi ini penting agar arah kebijakan tambang nantinya benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan lingkungan.
“Mari kita diskusi, silahkan bawa bahan masing – masing. Kita ingin tahu apa keinginan masyarakat, bagaimana dampak negatif bagi pertanian, perkebunan juga lingkungan, serta hal-hal lain yang perlu diperhatikan sebelum dokumen resmi disusun. Semua masukan itu akan kita rangkum menjadi satu bundel dokumen” ujar Bupati Teddy Rahman.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang seluruh unsur masyarakat, mahasiswa, serta para tokoh untuk berdiskusi dan membawa bahan materi sebagai dasar pembahasan.
“Terkait dampak negatifnya, mari kita analisa bersama. Ada instansi seperti Perhutani, DLH, dan lainnya yang akan ikut serta. Jadi sebelum melangkah lebih jauh, persoalan tambang emas ini kita bahas secara terbuka terlebih dahulu,” tambahnya.
Ditambahkanya, langka ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman bersama serta menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait rencana eksplorasi tambang emas di Kabupaten Seluma.
(Julyan)
















