BENGKULU, BEKENTV – Pembangunan kembali dilanjutkan, Bandara Fatmawati Bengkulu segera miliki terminal baru dan Garbarata pertama.
Proyek ini menjadi harapan besar untuk menghadirkan fasilitas transportasi udara yang lebih modern dan representatif bagi Provinsi Bengkulu.
Saat ditemui, General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhammad Haykal, memastikan pembangunan terminal baru sudah mendapatkan kepastian dan akan dimulai kembali pada akhir Agustus 2025.
“Terminal baru akan mulai dibangun akhir bulan Agustus 2025 ini. Sebelumnya proyek sempat tertunda karena pandemi, namun kini sudah ada kepastian untuk dilanjutkan,” ujar Muhammad Haykal.
Menurut Haykal, terminal baru ini belum bisa dioperasikan karena masih banyak fasilitas pendukung yang harus dilengkapi, mulai dari peralatan, interior, hingga sistem pendukung lainnya.
Salah satu fasilitas utama yang menjadi perhatian adalah pembangunan Garbarata (jembatan penghubung pesawat ke terminal). Kehadiran Garbarata ini akan menjadi pembeda dibanding terminal lama yang selama ini tidak memilikinya.
“Ya, nanti akan ada satu Garbarata di terminal baru. Jadi pengalaman penumpang akan jauh lebih nyaman,” tambah Haykal.
Selain terminal, pihak Angkasa Pura II bersama Airnav Indonesia juga akan membangun tower Airnav baru.
Hal ini dilakukan karena menara lama sudah tidak sesuai dengan posisi terminal baru yang akan dibangun. Tower baru tersebut akan difungsikan sebagai pusat pengaturan lalu lintas udara di Bandara Fatmawati Soekarno.
“Pembangunan tower Airnav memang harus dilakukan agar sesuai dengan tata letak terminal baru dan lebih optimal dalam mengatur lalu lintas penerbangan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Angkasa Pura II menargetkan pembangunan terminal baru dan tower Airnav dapat diselesaikan dalam waktu 9 bulan. Jika sesuai jadwal, maka seluruh fasilitas baru ini diharapkan sudah bisa beroperasi pada Mei 2026.
“Target kami pembangunan selesai dalam sembilan bulan, sehingga Mei 2026 terminal baru sudah bisa digunakan,” pungkas Haykal.
(Ilham Juliandi)
















