BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merancang pembangunan Jalan Rawa Makmur pada tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan bahwa hingga kini jalan tersebut belum banyak ditangani oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu karena keterbatasan anggaran, meski telah diusulkan sebelumnya.
“Jalan Rawa Makmur ini merupakan salah satu jalur protokol pintu masuk Kota Bengkulu. Pemprov merancang pelebaran sekaligus peninggian badan jalan,” ujar Tejo.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan Jalan Rawa Makmur nantinya meliputi beberapa pekerjaan, di antaranya pelebaran jalan dari 8 hingga 10 meter, peninggian sekitar 1 hingga 1,5 meter untuk mengantisipasi banjir, serta pembangunan saluran drainase besar di sisi jalan.
“Tahun depan kami merencanakan pembangunan yang mencakup pelebaran, peninggian, dan pembuatan saluran drainase besar,” jelasnya.
Tejo menambahkan, pembangunan tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalahan isolasi akses menuju Kota Bengkulu yang kerap terjadi saat banjir.
“Ketika banjir, Jalan Rawa Makmur sering tidak bisa dilewati. Dengan proyek ini, akses ke Kota Bengkulu bisa tetap terbuka dan tersedia alternatif jalan lain,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemprov akan berkoordinasi dengan Pemkot Bengkulu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama terkait rencana pelebaran jalan yang tidak disertai dengan pembebasan lahan atau kompensasi.
“Kami bisa membangun pelebaran jalan, tetapi tidak dapat melakukan pembebasan lahan. Karena itu, koordinasi dengan Pemkot sangat penting,” terangnya.
Lebih lanjut, Tejo mengingatkan bahwa peninggian badan jalan berpotensi menyebabkan bangunan ruko di sepanjang jalan berada di posisi lebih rendah dari permukaan jalan.
“Hal ini menjadi tantangan yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat sejak awal,” tutupnya.
Ilham Juliandi
















