BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap warganya yang beraktivitas di luar daerah. Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, memastikan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, tepatnya di wilayah Renah Alai, Kecamatan Jangkat.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kondisi masyarakat Bengkulu Selatan yang berada di daerah itu serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam merespons informasi yang berkembang di media sosial mengenai aktivitas warga Bengkulu Selatan di wilayah perbatasan tersebut.
Rifai mengungkapkan bahwa sebelum keberangkatan, dirinya telah berkoordinasi dengan Bupati Merangin dan Kapolres Merangin guna memastikan kondisi faktual di lapangan. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa pemerintah setempat bersama aparat kepolisian telah melakukan pendekatan persuasif agar suasana tetap terkendali.
“Kami akan mengedepankan komunikasi dan koordinasi antar daerah agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Yang kita inginkan adalah situasi yang aman, nyaman, dan tetap terjalin semangat persaudaraan,” ujar Rifai.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban administratif, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap warganya di mana pun berada.
“Kehadiran pemerintah adalah bentuk kasih sayang terhadap masyarakat. Dalam waktu dekat ini saya bersama Wakil Bupati dan juga DPRD akan berkunjung langsung ke lokasi. Kehadiran kita di sana diharapkan bisa menenangkan masyarakat dan sekaligus mengetahui secara langsung duduk persoalannya,” tambahnya.
Rifai mengatakan bahwa bupati merangin juga telah menyampaikan undangan kepadanya untuk hadir pada Minggu mendatang dalam pertemuan yang akan digelar di lokasi tempat berkumpulnya warga asal Manna, Bengkulu Selatan.
“Kami akan hadir bersama rombongan untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik. Yang terpenting, hubungan antarwarga tetap rukun dan tidak ada hal yang mengganggu ketertiban,” kata Rifai.
Rifa’i berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan baik antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Merangin, serta menjaga semangat persaudaraan antarwarga di perbatasan.
“Kita ingin suasana tetap damai dan saling menghormati. Pemerintah hadir untuk menenangkan, mendengar, dan mencari solusi bersama demi kebaikan semua pihak,” tutup Rifai. (Ary)
















