BENGKULU, BEKENTV – Seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma berinisial I-H, diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan Kepala Puskesmas.
Hingga kini kasus masih dalam tahap penyelidikan oleh Polda Bengkulu.
IH yang juga diketahui sebagai tim sukses Bupati, diduga meminta uang sebesar Rp45 juta kepada salah satu Kepala Puskesmas agar bisa mempertahankan jabatannya. Jika tidak menyanggupi, pejabat tersebut terancam dinonjobkan.
Hingga kini, IH sudah beberapa kali dipanggil penyidik Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan terkait dugaan jual beli jabatan tersebut.
Sebelumnya, IH tercatat sempat tiga kali tidak hadir dalam sidang paripurna DPRD Seluma. Namun pada Senin (22/9/2025), ia akhirnya hadir dalam sidang paripurna pandangan akhir fraksi terhadap rancangan APBD Perubahan.
Usai sidang, wartawan mencoba meminta keterangan terkait keterlibatannya dalam kasus jual beli jabatan. Namun, IH memilih bungkam.
“Jangan dulu zaman kini, apo namonyo tu mudah viral,” ucap IH singkat sambil berlalu.
Masyarakat pun berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dapat segera mengusut tuntas dugaan jual beli jabatan ini secara transparan, agar kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif maupun pemerintahan daerah tetap terjaga.
















