BENGKULU, BEKENTV – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Bengkulu di Kabupaten Seluma tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi magnet ekonomi bagi para pelaku usaha, bahkan dari luar provinsi.
Salah satunya adalah Abdul, pedagang parfum asal Padang, Sumatera Barat. Ia rela menempuh perjalanan darat selama 12 jam menggunakan bus demi mengadu nasib di pelataran arena MTQ yang telah disiapkan panitia.
“Perjalanan dari Padang ke Bengkulu memakan waktu sekitar 12 jam dengan biaya tiket sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu sekali berangkat,” ungkap Abdul saat ditemui di lokasi, Senin (11/5).
Meski harus menempuh jarak yang jauh dengan biaya yang tidak sedikit, Abdul mengaku antusias. Menurutnya, keramaian peserta, ofisial, dan masyarakat yang memadati arena MTQ sejak siang hingga malam hari memberikan peluang besar bagi pedagang kecil seperti dirinya.
Ia menilai kegiatan religius ini sangat efektif dalam menggerakkan roda perekonomian. Tidak hanya penjual parfum, pedagang makanan, pakaian, hingga aksesoris pun turut merasakan dampak positif dari membeludaknya pengunjung.
Selain berdagang, Abdul juga mengaku tak sabar menantikan penampilan Qari muda internasional, Muhammad Zian Fahrezi, yang dijadwalkan tampil pada malam pembukaan.
“Harapan saya sebagai pedagang, kegiatan seperti MTQ ini bisa terus diselenggarakan secara meriah setiap tahun agar dampak ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” tutupnya.
















