BENGKULU, BEKENTV – Nasib nahas menimpa warga Karang Indah Kota Bengkulu, niat hati ingin membantu, Muhammad Agung Razik (13) malah menjadi korban pembegalan orang yang ditolongnya.
Peristiwa terjadi malam kemarin, Jumat 22 Agustus 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.
Dengan modus meminta tumpangan, komplotan pencuri ini malah merampas motor korban dan meninggalkannya di perkebunan sawit milik warga Sukaraja.
Peristiwa ini bermula saat korban diminta oleh orang tuanya untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) disekitar pasar Panorama.
Dalam perjalanan, dirinya diberhentikan oleh 3 orang tak dikenal, dan meminta bantuan untuk diantar ke simpang SLB.
Tidak menaruh curiga sama sekali kepada para pelaku, dirinya bersedia menolong, dengan mengantar pelaku ke lokasi yang diminta.
“Dari keterangan yang disampaikan korban, awalnya dia ini ingin membeli BBM, namun ditengah jalan bertemu dan diminta para pelaku untuk mengantar ke simpang SLB,tidak curiga korban langsung memberi pertolongan begitu saja,” sampai John Manalu, salah satu saksi yang menolong korban saat ditinggal pelaku di area perkebunan sawit, Sabtu 23 Agustus 2025.
Karena motor korban dikendarai oleh salah satu pelaku, sehingga dia tidak berkutik dan terpaksa mengikuti para pelaku, hingga ke perkebunan kelapa sawit milik warga di Kelurahan Sukaraja, yang kemudian korban ditinggalkan begitu saja.
“Korban tidak ada curiga terhadap pelaku. Bahkan saat dalam pengantaran, justru motor milik korban dikendarai oleh salah satu pelaku ini,” tambahnya.
Masih dari keterangan John Manalu, bahwa sebelum ditinggal di lokasi tersebut, korban sempat dicekik oleh salah satu pelaku.
Setelah itu, motor korban langsung dibawa kabur oleh para pelaku.
“Tidak ada luka yang dialami korban. Tapi selain motor digasak oleh pelaku, baju korban robek karena tersangkut di motornya,” jelasnya.
Kejadian baru diketahui setelah warga mendengar korban berteriak dan menangis meminta pertolongan.
“Tidak ada warga yang melihat waktu kejadian. Karena selain tempatnya gelap, warga saat itu juga di dalam rumah,” tungkasnya.
Peristiwa ini turut dibenarkan Iptu Catur Teguh Susanto, Kapolsek Sukaraja, dikatakannya bahwa korban sudah diantar pulang ke rumah orang tuanya.
Sementara untuk kasus tersebut, masih dalam proses pendalaman dan mengumpulkan bukti untuk mengejar para pelaku.
“Memang ada kejadiannya. Dan korban sudah kita antar kepihak keluarga,” singkatnya.
(Wisnu)
















