BEKENTV – Lobak memiliki beragam jenis dengan cara pengolahan yang berbeda-beda, serta karakteristik yang dimiliki juga tentu berbeda.
Lobak sendiri merupakan sayuran yang cukup populer di berbagai masakan, terutama di negara-negara Asia.
Sayuran ini seringkali memiliki berbagai jenis yang berbeda dengan warna dan bentuk yang beragam dan setiap jenis lobak memiliki karakteristik dan rasa unik yang menjadikannya bahan yang serbaguna di dapur.
Lobak sendiri mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Selain bisa dimakan segar, sayuran yang satu ini juga bisa dikonsumsi dalam bentuk yang dimasak atau diasinkan.
Setiap jenis lobak tentunya memiliki cara pengolahan yang berbeda untuk mendapatkan rasa dan tekstur terbaik. Oleh sebab itu, dengan mengetahui mengetahui jenis-jenis lobak, di bisa lebih leluasa mengkreasikan berbagai hidangan.
Untuk mendapatkan informasi selengkapnya simaklah dalam rangkuman artikel BEKENTV berikut ini.
Jenis-jenis Lobak dan Cara Mengolahnya
1. Lobak putih (Daikon)
Jenis lobak pertama adalah lobak putih, atau sering disebut daikon, yaitu salah satu jenis lobak yang memiliki ukuran besar dan berwarna putih. Tekstur lobak ini renyah dan rasanya lebih lembut dibandingkan jenis lobak lainnya.
Lobak putih biasanya diolah dalam sup, rebusan, atau tumisan karena dapat menyerap rasa bumbu dengan baik.
Cara biasa dilakukan untuk mengolah lobak putih ini adalah merebus atau mengukusnya hingga empuk sehingga cocok untuk hidangan berkuah atau semur.
2. Lobak merah
Selain lobak putih, ada pula lobak merah yang memiliki bentuk bulat kecil dengan kulit berwarna merah cerah dan daging putih.
Rasa lobak merah ini sedikit pedas dan segar sehingga cocok untuk hidangan mentah seperti salad atau acar.
Cara mengolahnya cukup mudah, kamu hanya perlu mengiris tipis dan mencampurkannya dengan sayuran segar lainnya.
Lobak merah juga seringkali dijadikan topping pada salad atau diiris tipis sebagai tambahan rasa dan tekstur.
3. Lobak hitam
Lobak hitam memiliki kulit berwarna hitam pekat dan rasa yang tajam sehingga jenis ini biasanya lebih sering digunakan dalam masakan tradisional, terutama untuk hidangan kukus atau rebusan.
Lobak hitam baik diolah dengan cara dikukus atau direbus bersama daging atau sup, karena masakan jenis ini dapat membantu melembutkan rasa tajamnya.
Selain itu, lobak hitam juga dipercaya memiliki manfaat tambahan untuk kesehatan pernapasan seseorang.
4. Lobak ungu
Lobak ungu memiliki warna yang menarik dengan kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.
Rasa lobak ungu ini sedikit manis dan segar, sehingga ideal untuk diolah menjadi jus atau smoothie.
Untuk memperoleh manfaat maksimal, kamu bisa memarut lobak ungu dan mencampurnya dengan buah atau sayuran lain dalam bentuk jus.
5. Lobak hijau
Jenis lobak selanjutnya adalah lobak hijau yang memiliki warna kulit kehijauan dengan rasa yang sedikit pahit dan pedas.
Biasanya lobak ini diolah dengan cara ditumis atau direbus bersama bumbu-bumbu lain agar menghasilkan rasa yang lebih seimbang.
Lobak hijau ini cocok dihidangkan bersama daging atau protein lain dalam hidangan tumis, karena dapat menyerap bumbu dengan baik dan menambah cita rasa.
6. Lobak manis (Watermelon radish)
Lobak manis atau dikenal juga dengan nama watermelon radish memiliki warna kulit putih dengan bagian dalam berwarna merah muda.
Rasa lobak ini lebih manis dan tidak terlalu pedas sehingga seringkali digunakan untuk dekorasi atau hidangan mentah seperti salad.
Lobak manis ini cukup diiris tipis dan ditambahkan sebagai pelengkap untuk memberikan tampilan yang menarik sekaligus menambah tekstur segar pada hidangan.
Demikian itulah beberapa ragam jenis lobak dengan cara pengolahannya. Semoga bermanfaat!
















