BENGKULU, BEKENTV – Kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Lebong mendadak terganggu, Rabu (27/8/2025).
Lebih dari 120 anak diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu dari dapur penyedia program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dilansir dari harianrakyatbengkulu.bacakoran.co, informasi yang diperoleh menyebutkan, para korban merupakan siswa dari PAUD Az-Zahra, TK Al Akhlak, SDIT Al Azhar, dan SD Muhammadiyah Ujung Tanjung.
Setelah menikmati menu mie, bakso, dan sayuran seperti wortel serta kentang, sejumlah murid mulai mengeluhkan mual, sakit perut, hingga muntah.
Beberapa anak bahkan sampai tak sadarkan diri karena kondisi tubuh melemah. Situasi tersebut membuat guru dan pihak sekolah segera mengevakuasi para pelajar ke RSUD Lebong agar segera mendapat perawatan medis.
“Kata anak saya, tadi mereka diberikan MBG dengan menu mie, bakso dan sayuran,” ujar Yuni, wali murid salah satu siswa SDIT Al Azhar yang dijumpai RB di RSUD Lebong.
Direktur RSUD Lebong, dr. Eni Efriyani, menegaskan hasil pemeriksaan medis menunjukkan para pasien mengalami keracunan akibat konsumsi makanan yang tidak higienis.
“Penyebab pastinya masih kami telusuri, yang jelas dari cirinya para korban ini memang keracunan akibat mengkonsumsi makanan yang dari keterangan para wali murid setelah konsumsi MBG,” terang Eni.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah anak yang terdampak belum final, karena masih ada siswa yang terus berdatangan ke rumah sakit. Berdasarkan catatan sementara RSUD Lebong, lebih dari 120 murid sudah terdata sebagai korban keracunan massal.
















