BENGKULU, BEKENTV – Kabar gembira! Wabup pastikan blankspot di Desa Ganjuh dan Batu Ampar Bengkulu Selatan segera ditangani.
Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, memastikan persoalan blankspot di Desa Ganjuh Kecamatan Pino dan Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang segera ditindaklanjuti, sehingga warganya tidak lagi kesusahan untuk mengakses jaringan komunikasi.
“Ya, daerah yang masih blankspot ini akan segera ditindaklanjuti. Beberapa titik sudah terdata, dan laporan tersebut akan kita dorong agar segera ada penanganan dari pihak yang berwenang,” ujar Yevri.
Lebih lanjut, menurutnya penanganan wilayah blankspot menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Terlebih, di Kabupaten Bengkulu Selatan ada 2 desa dengan kondisi paling parah, yakni Desa Ganjuhan dan Batu Ampar.
Sementara itu, Yevri mengakui bahwa akses jaringan telekomunikasi kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat di era digital. Tanpa jaringan, aktivitas masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik, sangat terhambat.
“Bayangkan anak-anak sekolah di desa yang masih blankspot, mereka akan kesulitan mengikuti pembelajaran digital. Begitu juga masyarakat yang ingin mengakses layanan administrasi publik secara online, tentu akan terhambat,” ungkap Yevri.
Kondisi geografis Bengkulu Selatan yang didominasi perbukitan dan pedesaan memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, Wabup optimistis dengan kolaborasi bersama pemerintah provinsi dan penyedia layanan telekomunikasi, masalah ini dapat diselesaikan secara bertahap.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi desa yang terisolasi hanya karena persoalan jaringan. Melalui kerja sama dengan Kominfo dan provider telekomunikasi, blankspot di Bengkulu Selatan bisa segera teratasi,” terang Yevri.
Pemkab Bengkulu Selatan juga berkomitmen terus mengawal dan memonitor perkembangan penanganan blankspot agar manfaat pemerataan teknologi benar-benar dirasakan masyarakat.
“Komitmen kami jelas, masalah blankspot tidak boleh dibiarkan berlarut. Insya Allah, secara bertahap semua akan bebas dari daerah tanpa sinyal,” tutup Yevri.
















