BENGKULU, BEKENTV – Sudah lima hari berlalu sejak Elgio bin Puri (4,5 tahun), bocah asal Kelurahan Gunung Ayu, Kecamatan Kota Manna, dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Padang Burnai, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan. Namun hingga Minggu (26/10), tanda-tanda keberadaan Elgio masih belum ditemukan.
Tragedi ini bermula pada Selasa (21/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Elgio ikut menemani orang tuanya memanen jagung di kebun yang tak jauh dari garis pantai. Ketika sang ayah dan ibu tengah beristirahat makan, bocah malang itu tiba-tiba tak terlihat lagi di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi, menjelaskan bahwa tim gabungan terus melakukan pencarian sejak hari pertama.
“Tim dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat sudah menyisir sepanjang pantai hingga ke muara. Namun sampai sore ini, hasilnya masih nihil,” ungkap Akisar.
Ia menuturkan, tim pencari membagi wilayah pencarian menjadi dua zona. Pagi hari penyisiran dilakukan dari Muara Kedurang menuju titik kejadian, sedangkan siang hari diperluas hingga Pantai Pino dan Pantai Pasar Bawah.
Sementara itu, cuaca yang tidak bersahabat beberapa hari terakhir turut memperlambat proses pencarian. Ombak tinggi dan angin kencang membuat tim harus ekstra hati-hati.
“Meski cuaca kurang mendukung, kami tetap siaga dan akan terus berupaya sampai korban ditemukan,” tambah Akisar.
Pencarian juga melibatkan nelayan setempat serta bantuan dari BPBD Kabupaten Kaur. Tak hanya itu, warga bahkan menghadirkan orang pintar untuk membantu menemukan petunjuk keberadaan korban untuk upaya terakhir yang dilakukan dengan harapan ada keajaiban.
Hingga kini, keluarga korban masih menunggu di tepi pantai, berharap kabar baik datang di tengah situasi yang penuh duka.
















