BEKENTV – Selain baik untuk kesehatan, pare memiliki beberapa efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Hal ini perlu dihindari, pasalnya seseorang yang mengonsumsi pare berlebihan bisa menyebabkan diare.
Diketahui pare ini sudah lama digunakan sebagai obat herbal, yang bahkan dipercaya bisa mengatur kadar gula darah.
Manfaat ini tidak lepas dari berbagai vitamin dan nutrisi yang terkandung dalam pare itu sendiri seperti vitamin C, serat, kalsium, zic, zat besi, dan berbagai sifat antioksidan lainnya.
Meski pahit, buah pare dapat diolah menjadi makanan yang lezat dan bernutrisi.
Buah pare cukup terkenal di Indonesia dan berbagai daerah Asia lainnya.
Pare ini memiliki ciri khas yang cukup berbeda dari buah lainnya, yakni berkulit keriput dan pahit.
Pare memiliki nama latin Momordica charantia atau bitter melon, yang dikenal dengan rasanya pahit.
Karena rasanya ini, banyak orang tidak suka dengan pare. Hanya saja, dengan pengolahan yang pas, pare bisa menjadi makanan yang enak dan lezat.
Kamu bisa menemukan pare ini di beberapa makanan, misalnya tumis pare, siomay, dan lain-lain.
Kandungan yang ada dalam pare seperti antiinflamasi dan antivirus yang bisa meredakan masalah batuk, asma dan gangguan pernapasan lainnya.
Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan pare bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Kandungan pare
Air: 94,4 gram (g)
Protein: 1 g.
Lemak: 0,4 g.
Karbohidrat: 3,6 g.
Serat: 1,3 g.
Kalsium: 31 miligram (mg).
Fosfor: 65 mg.
Zat besi: 0,9 mg.
Kalium: 277,7 mg.
Tembaga: 0,03 mg.
Zink: 0,8 mg.
Beta karoten: 197 mikrogram (mcg).
Karoten Total: 80 mcg.
Tiamin (Vit. B1): 0,18 mg.
Riboflavin (Vit B2): 0,04 mg.
Niasin (Vit. B3): 0,4 mg.
Vitamin C: 58 mg.
Berikut telah dirangkum tentang efek samping konsumsi pare berlenihan yang perlu diketahui.
Efek samping makan pare berlebihan
1. Mengalami diare
Mengonsumsi pare secara berlebihan bisa menyebabkan diare, hal ini karena pare memiliki kandungan serat tinggi.
Meski dapat membantu mencegah susah buang air besar atau sembelit, pare ini bisa mempengaruhi kesehatan jika konsumsi dalam jumlah banyak.
Khususnya dapat mempengaruhi pencernaan, termasuk diare dan sakit perut.
2. Menimbulkan reaksi alergi
Berlebihan mengonsumsi pare bisa menyebabkan reaksi alergi.
Hal ini bisa terjadi kepada orang yang mempunyai defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G-6-PD).
Selanjutnya reaksi alergi ini bisa fatal dan dapat memicu masalah kesehatan yang serius.
Inilah pentingnya menjaga pola makan dengan tidak mengonsumsinya dalam jumlah banyak.
3. Bisa sebabkan keguguran
Salah satu sayuran yang tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan bagi ibu hamil adalah pare.
Hal ini tercatat dalam sebuah laporan berjudul “Forbidden Foods for Healthy Pregnancy” dalam International Journal of Scientific Research and Reviews tahun 2018.
Disebutkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi pare berlebihan, dengan rasa pahit yang ada di dalamnya bisa memicu kontraksi rahim sehingga dapat menyebabkan keguguran.
Bahkan ini juga berlaku jika dikonsumsi dalam bentuk jus, bisa menginduksi kontraksi rahim, abortus, persalinan prematur, hingga perdarahan.
Diketahui biji pare ini punya kandungan visin (vicine) yang bisa menyebabkan favism atau kondisi dimana seseorang kekurangan enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G-6-PD) bagi ibu hamil.
4. Keracunan
Selain itu, konsumsi pare secara berlebihan bisa juga menyebabkan seseorang mengalami keracunan.
Pasalnya pare ini punya kandungan cucurbitacin, berupa senyawa pahit yang bisa menimbulkan efek bagi pencernaan seseorang, misalnya muntah, mual, sakit perut, hingga diare.
Bahkan orang yang punya alergi pada cucurbitacin ini bisa menyebabkan sesak napas.
Keracunan ini kerap dialami anak-anak, sehingga perlu untuk memperhatikan asupannya.
5. Irama jantung menjadi tidak teratur
Konsumsi pare secara berlebihan diketahui bisa menyebabkan irama jantung menjadi tidak teratur.
Lantas jika seseorang mengalami hal ini, bisa kemudian menyebabkan penggumpalan darah di satu sisi jantung.
Kemudian bila terus berlanjut, trombosit akan membentuk gumpalan dan bisa sebabkan serangan jantung ataupun stroke.
Inilah beberapa efek samping konsumsi pare yang perlu diketahui. Semoga membantu.
















