BENGKULU, BETVNEWS – Sebuah kapal tongkang pengangkut pasir putih bernama Star Marine 3301 dilaporkan terdampar di kawasan Pantai Desa Gunung Kayo, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Senin, 8 Juni 2026.
Laporan mengenai insiden maritim tersebut diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Selatan sekira pukul 14.30 WIB. Merespons cepat informasi berharga tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung meluncur ke lokasi guna melakukan pengecekan visual serta memastikan kondisi riil di lapangan.
Proses peninjauan lokasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi. Tim TRC turun berkolaborasi bersama unsur TNI, Polri, TNI Angkatan Laut (AL), Pemerintah Desa Gunung Kayo, serta masyarakat setempat untuk melakukan survei di titik kejadian.
Akisar Diardi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan awal di area pesisir, pihaknya memang mendapati lambung kapal tongkang berukuran besar tersebut sudah bersandar di area dangkal bibir pantai.
“Dari hasil survei lapangan, benar terdapat tongkang pengangkut pasir putih Star Marine 3301 yang terdampar di kawasan Pantai Desa Gunung Kayo. Namun untuk kronologi pasti kejadian masih belum dapat dipastikan dan masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait,” ujar Akisar Diardi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, dugaan sementara dari analisa awal menyebutkan bahwa tongkang tersebut terdampar akibat tali penarik (towing hawser) yang menghubungkannya dengan kapal tunda (tugboat) utama terputus diterjang hantaman gelombang laut yang kuat.
Kendati demikian, pihak BPBD menegaskan belum bisa memberikan keputusan final mengenai penyebab pasti kecelakaan laut tersebut. Pihaknya kini terus mengintensifkan komunikasi dan koordinasi tertutup dengan syahbandar serta agen kapal terkait guna memperoleh data manifest dan kronologi yang lebih komprehensif.
Hingga Senin sore, posisi tongkang Star Marine 3301 dilaporkan masih tertahan di atas pasir Pantai Gunung Kayo. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Situasi di sekitar lokasi penemuan pun terpantau kondusif di bawah pengawasan ketat tim gabungan.
“Untuk saat ini kami masih melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak mendekati area tongkang tanpa alasan yang jelas. Semoga proses penanganan dapat berjalan lancar dan penyebab kejadian segera diketahui,” pungkas Akisar.
















