BENGKULU, BEKENTV – Peristiwa memilukan dialami seorang ibu hamil bernama Yesi, warga Desa Talang Panjang, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma.
Bayi yang dikandungnya meninggal dunia setelah ia terpaksa melahirkan di dalam mobil saat menuju rumah sakit, lantaran tidak mendapat fasilitas dan pendampingan memadai dari Puskesmas Ilir Talo.
, ibu Yesi, menceritakan awal kejadian ketika anaknya merasakan kontraksi pada Jumat pagi sekitar pukul 10.30 WIB.
Keluarga segera membawa Yesi ke Puskesmas Ilir Talo. Namun, sesampainya di sana, pihak tenaga kesehatan justru meminta agar Yesi langsung dibawa ke rumah sakit tanpa memberikan pertolongan pertama.
“Saat kami datang ke puskesmas mereka tidak ada tindakan pertolongan pertama, hanya langsung menyuruh kami ke Rumah Sakit,” kata Puniyah.
Keluarga pun meminta bantuan ambulans puskesmas untuk mempercepat perjalanan, tetapi petugas menyebut ambulans sedang dipakai di tempat lain dan tidak bisa digunakan.
Akhirnya keluarga terpaksa meminjam mobil tetangga untuk membawa Yesi.
Di tengah perjalanan menuju RS Kota Bengkulu, tepatnya di Jalan Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi, Yesi melahirkan di dalam mobil.
Namun, bayinya tidak bisa diselamatkan.
“Iya, kami tidak didampingi bidan dan tidak berikan fasilitas ambulans. Gatau alasannya apa. Apa karena kami ini orang susah, makanya kami tidak layani,” ujarnya dengan nada kecewa.
Setelah itu, Yesi sempat dibawa ke bidan umum di wilayah Babatan, namun bidan tersebut menyarankan agar tetap dilanjutkan ke rumah sakit karena tidak sanggup menangani kondisi darurat.
Saat tiba di RS Ummi, dokter yang menangani bahkan menyayangkan tidak adanya pendampingan dari pihak puskesmas.
“Iya, Dokter di rumah sakit juga sempat menanyakan bidan pendamping,” kata Puniyah.
Atas kejadian ini, keluarga mengaku sangat kecewa dengan pelayanan Puskesmas Ilir Talo.
Mereka menilai tenaga kesehatan setempat lalai dalam memberikan pendampingan di saat kondisi darurat.
“Kecewa, cuma bagaimana lagi sudah terjadi. Cuma kami harap pelayanan ke masyarakat harus lebih diperbaiki. Karena ini sudah kedua kalinya cucu anak saya meninggal,” sesalnya.
Sementara itu, pihak BETVNEWS sudah mencoba menghubungi Kepala Puskesmas Ilir Talo, Marsita Pulungan.
- Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban atau konfirmasi resmi.
















