BENGKULU, BEKENTV – PT Riau Agrindo Agung (RAA) akhirnya kembali dapat beroperasi. Perusahaan yang beralamat di Desa Banghaji, Kecamatan Banghaji, Kabupaten Bengkulu Tengah, ini mempekerjakan sebanyak 391 karyawan yang sempat terdampak selama kurang lebih 11 hari.
Legal sekaligus Public Relation PT RAA, Ismi Beby Lestari Harahap, SH, mengungkapkan bahwa kerugian yang dialami perusahaan akibat terhentinya aktivitas operasional mencapai miliaran rupiah.
“Selama kurang lebih 11 hari kegiatan operasional pusat perusahaan sangat terganggu. Kerugian yang kami terima itu sangat besar, hampir mencapai Rp 2 miliar,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang telah membantu membuka kembali akses, sehingga perusahaan dapat kembali menjalankan aktivitasnya.
“Kami mengapresiasi kinerja dari Kapolda Bengkulu beserta jajarannya, juga Bupati Bengkulu Tengah, DPRD, Ketua Umum, hingga Kapolres yang sudah turun langsung ke lapangan. Berkat kerja sama itu, portal akhirnya dibuka dan kami bisa kembali beraktivitas,” jelas Ismi.
Ismi menyebutkan masih ada sebagian akses yang belum dibuka dan berharap segera ada solusi agar operasional perusahaan tidak lagi terhambat.
“Harapannya akses yang masih ditutup juga bisa segera dibuka, karena aktivitas karyawan banyak bergantung di sana. Tujuan kami jelas, yaitu berinvestasi di Bengkulu Tengah, dan sudah seharusnya investasi didukung agar bisa berkontribusi untuk daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perusahaan selalu berupaya mematuhi regulasi yang berlaku, sembari terbuka terhadap saran dari pemerintah daerah.
“Kami meyakini setiap aktivitas perusahaan sudah sesuai aturan. Tapi tentu kami tetap membuka diri terhadap masukan dari pemerintah daerah agar kewajiban-kewajiban kami tidak melanggar ketentuan perundang-undangan,” tutup Ismi.
















