BEKENTV – Kamu pasti sering menjumpai warna memar yang berbeda-bada pada tubuh, mulai dari yang berwarna merah hingga warna keungguan.
Sehingga dengan memahami setiap arti dari warna memar yang terjadi pada tubuh, kamu bisa mengambil tindakan yang tepat untuk menanganinya.
Memar sendiri merupakan tanda perubahan warna pada kulit yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit sehingga darah merembes ke jaringan sekitar.
Proses ini seringkali menyebabkan kulit di area tersebut berubah warna dan warna memar biasanya tidak sama, dimana perubahannya bisa menunjukkan tahap penyembuhan memar itu sendiri.
Warna memar bisa bervariasi mulai dari kebiruan, keunguan, hijau, hingga kekuningan, tergantung pada lamanya memar dan kondisi tubuh.
Perubahan warna memar tidak hanya menunjukkan proses penyembuhan tetapi juga dapat memberi petunjuk tentang seberapa parah cedera atau trauma yang terjadi.
Warna yang berbeda seringkali muncul karena tubuh secara bertahap memecah sel-sel darah yang terjebak di bawah kulit dan biasanya, semakin lama memar ada, semakin berubah pula warnanya hingga memudar.
Pemahaman mengenai arti warna memar ini dapat membantu seseorang mengetahui kapan memar akan sembuh dan mengenali kondisi tubuhnya.
Meski kebanyakan memar tidak berbahaya, namum warna tertentu dapat mengindikasikan perlunya perhatian medis, terutama jika memar muncul tanpa alasan yang jelas atau terjadi sangat sering.
Lantas apa saja arti dari setiap warna memar pada tubuh? Untuk mendapatkan informasi selengkapnya simaklah dalam rangkuman artikel BEKENTV berikut ini.
Arti Warna Memar pada Tubuh
1. Warna Merah pada Memar
Warna merah biasanya muncul segera setelah terjadi cedera atau benturan dimana warna ini menandakan bahwa darah dari pembuluh yang pecah masih berada di jaringan kulit.
Hal ini lantaran darah yang baru keluar dari pembuluh darah cenderung merah karena masih mengandung hemoglobin yang kaya oksigen.
Oleh sebab itu, tahap ini biasanya berlangsung beberapa jam hingga sehari setelah cedera terjadi.
Jika warna merah memudar dalam beberapa waktu, hal ini menandakan bahwa tubuh mulai memproses darah yang terjebak dan memulai tahap penyembuhan.
2. Warna Biru atau Ungu Gelap
Setelah beberapa jam hingga satu atau dua hari, biasanya warna memar akan berubah menjadi biru atau ungu gelap.
Warna ini menunjukkan bahwa darah yang keluar mulai kehilangan oksigen dan mengalami perubahan kimiawi.
Saat ini, hemoglobin dalam darah yang terjebak mulai terurai sehingga menyebabkan warna memar berubah menjadi lebih gelap.
Warna biru atau ungu gelap seringkali menandakan bahwa memar sedang memasuki tahap penyembuhan awal, dan jaringan di sekitarnya mulai mengurai darah yang terjebak untuk diserap kembali.
3. Warna Hijau pada Memar
Saat memar berangsur sembuh, maka biasanya setelah tiga hingga lima hari, warna biru atau ungu akan memudar dan berubah menjadi hijau.
Warna hijau ini muncul karena hemoglobin dalam darah terurai menjadi biliverdin, yaitu suatu pigmen hijau yang merupakan bagian dari proses pemecahan darah.
Warna hijau pada memar ini merupakan tanda bahwa tubuh sedang membersihkan sisa-sisa darah yang terperangkap di jaringan dan mempersiapkan tahap akhir penyembuhan.
4. Warna Kuning atau Cokelat Kemerahan
Setelah warna hijau memudar, memar akan berubah menjadi warna kuning atau cokelat kekuningan.
Warna ini muncul karena biliverdin diubah menjadi bilirubin, yaitu pigmen kuning yang merupakan bagian akhir dari pemecahan hemoglobin dalam darah.
Tahap ini biasanya menandakan bahwa memar hampir sembuh sepenuhnya dan pada fase ini, tubuh sudah hampir menyerap semua darah yang terjebak, dan warna memar akan terus memudar hingga kulit kembali ke warna normal.
Memar berwarna kuning biasanya bertahan selama beberapa hari sebelum akhirnya benar-benar hilang.
5. Warna Cokelat pada Memar
Pada tahap akhir penyembuhan, beberapa memar bisa tampak berwarna cokelat dimana ini adalah fase di mana semua pigmen darah mulai terurai dan sisa-sisa darah yang masih ada mulai diserap sepenuhnya oleh tubuh.
Warna cokelat ini biasanya merupakan tanda bahwa memar akan segera hilang.
Oleh sebab itu, fase ini seringkali menjadi warna akhir sebelum kulit kembali ke kondisi normal, dan dalam beberapa hari, memar akan memudar sepenuhnya.
6. Warna Merah Keunguan yang Muncul Berulang Kali
Jika memar berwarna merah keunguan muncul berulang kali atau tanpa alasan yang jelas, maka hal ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada tubuh, seperti gangguan pembekuan darah atau kondisi medis tertentu sehingga kamu perlu mewaspadainya.
Warna merah keunguan yang muncul tanpa trauma fisik ini sebaiknya diperiksakan ke dokter, terutama jika memar terjadi pada area yang sama berulang kali.
Kondisi ini mungkin menunjukkan bahwa tubuh mengalami kesulitan dalam proses pembekuan darah atau adanya kelainan pada pembuluh darah.
Demikian itulah rangkuman ulasan artikel terkait tentang arti setiap warna memar pada tubuh. Semoga informasi ini dapat bermanfaat!
















