BENGKULU, BEKENTV – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan menerima laporan adanya peristiwa seorang balita diduga hanyut di wilayah Desa Padang Burnai, Kecamatan Bunga Mas, pada Selasa (21/10) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui bernama Elgio bin Puri, berusia sekitar 4,5 tahun, warga RT 06 Kelurahan Gunung Ayu, Kecamatan Kota Manna.
Laporan awal disampaikan oleh Guslaini (40), seorang petani yang juga warga Gunung Ayu.
Menurut keterangan saksi, korban ikut bersama orang tuanya ke kebun jagung untuk panen. Saat orang tuanya beristirahat makan siang, korban tiba-tiba tidak terlihat. Warga kemudian melakukan pencarian dan menemukan jejak kaki kecil yang mengarah ke arah laut. Dugaan sementara, korban terseret arus saat berada di sekitar bibir pantai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bengkulu Selatan segera berkoordinasi dengan BASARNAS, POLAIR, dan POLRES Bengkulu Selatan, serta bersama warga melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Kepala BPBD Bengkulu Selatan, Hen Yepi, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati. Cuaca di Bengkulu Selatan dalam beberapa hari terakhir kurang bersahabat. Diharapkan orang tua dapat lebih memperhatikan anak-anak, terutama saat beraktivitas di area sungai, kebun, dan pantai,” tutup Hen Yepi.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung dan terus dilakukan oleh tim gabungan.
Ary Rahmad
















