BEKENTV – Ada beberapa cara yang bisa para lansia terapkan untuk mengatur pola makan sehat, mulai dari aturan jadwal makan hingga mengonsumsi makanan rendah lemak.
Dengan terjaganya pola makan sehat para lansia akan merasa tercukupi terkiat dengan kebutuhan nutrisi harian dan terhindar dari penyakit yang berbahaya.
Perlu diketahui bahwa usia yang masuk dalam kategori lansia ini dengan melansir dari laman Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) yaitu Pra Lansia (60-69 tahun), Lansia (70-79 tahun), dan Lansia Lanjut Usia (LUA) (80 tahun ke atas).
Nah, usia yang telah memasuki angka tersebut biasanya sangat rentan terganggunya masalah kesehatan.
Oleh karenanya, disarankan untuk menjaga kesehatan salah satunya dengan menerapkan pola makan sehat.
Pola makan sehat adalah pola makan yang terjaga dan seimbang dengan berbagai jenis nutrisi dan protein yang dikonsumsi dalam sehari-hari.
Biasanya dengan adanya pertambahan usia, dapat menyebabkan kurangnya tingkat nafsu makan dan perbedaan kemampuan tubuh dalam mencerna makanan.
Apalagi jika kesehatan sudah terganggu, akan membuat para lansia lambat dalam proses mengunyah dan menelan makanan.
Dalam hal ini, pola makan sehat lansia memang harus diperhatikan. Untuk itu, cobalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi mulai dari kandungan protein, zat besi, nutrisi, serta berapa persen karbohidrat yang dibutuhkan dalam sehari-hari.
Nah, disaat mengatur pola makan sehat para lansia sebaiknya mengetahui jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi.
Karena hal ini bisa berdampak pada kesehatan dan keseimbangan gizi. Oleh karenanyam hindarilah makanan yang memiliki lemak berlebih, karena itu akan memicu naiknya kadar kolesterol seorang lansia.
Lantas bagaimanakah cara menerapkan pola makan sehat bagi lansia? Untuk itu, simaklah dalam rangkuman BEKENTV berikut ini.
Cara Menerapkan Pola Makan Sehat untuk Lansia
1. Disiplin Makan Teratur
Cara mengatur pola makan sehat untuk lansia yang pertama kali harus dilakukan yaitu, harus memperhatikan waktu dan jadwal makan. Minimal seorang lansia makan 3 kali sehari agar kebutuhan gizi seimbang dapat terpenuhi.
Jangan sampai seorang lansia telat makan. Karena apabila telat makan, akan beresiko mudah terkena penyakit maag dan asam lambung.
Penyakit maag dan asam lambung ini jika tidak ditangani dengan cepat, maka akan menyebabkan kematian. Jadi harus diperhatikan lagi untuk waktu dan jadwal makan seorang lansia.
2. Konsumsi Makanan yang Mudah Ditelan
Bagi para lansia, pastinya sudah memiliki gigi yang tidak sekuat masa muda. Maka, pilihlah makanan yang mudah untuk ditelan serta bertekstur lembut.
Sebab, seiring berjalannya waktu, seorang lansia pasti memiliki kesulitan menelan, hingga gangguan gigi dan gusi. Inilah salah satu hal yang menjadi penyebab lansia malas makan.
Untuk itu, pilihlah jenis makanan sehat yang mudah ditelan dan bertekstur lembut. Seperti bubur ayam, bubur kacang hijau, serta roti yang dipotong-potong kecil.
3. Konsumsi Makanan yang Kaya Akan Nutrisi
Tips selanjutnya untuk menjaga kesehatan lansia adalah dengan memperhatikan kandungan makanan yang akan dikonsumsi. Pilihlah jenis makanan yang banyak mengandung nutrisi.
Dalam hal ini, seorang lansia membutuhkan nutrisi untuk membantu menguatkan otot tubuh, mendukung proses metabolisme, serta dapat menjaga berat badan. Jenis makanan sehari-hari untuk lansia yang mengandung nutrisi antara lain sayuran hijau, buah-buahan, telur, susu, kacang-kacangan, serta keju.
4. Konsumsi Makanan Rendah Gula dan Garam
Ketika sudah memasuki usia lanjut, mengonsumsi makanan yang mengandung gula dan garam juga harus dibatasi. Sebab kandungan gula dan garam yang berlebih dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit mematikan seperti obesitas, dan hipertensi alias tekanan darah tinggi.
Sehingga diperlukan untuk memilih makanan yang rendah gula dan garam seperti, daging segar, ikan segar, biji-bijian utuh, ubi jalar, hingga yoghurt.
5. Konsumsi Makanan Rendah Lemak
Mengonsumsi makanan yang rendah lemak dapat meminimalisir risiko terkena penyakit kolesterol dan obesitas yang sering dijumpai oleh para lansia. Sebab lemak bagi tubuh seorang lansia sangatlah berbahaya.
Selain karena faktor bertambahnya usia, lemak juga memiliki kandungan yang dapat menjadi pemicu munculnya radang usus. Diketahui bahwa jumlah asupan lemak harian yang disarankan untuk orang dewasa umumnya adalah kurang dari 10% dari total kalori harian. Untuk itu, seorang lansia harus mengurangi mengonsumsi makanan yang berlemak.
Pilihlah jenis makanan yang rendah lemak untuk menjaga kesehatan. Seperti sayuran hijau, buah-buahan, kentang, jamur, dada ayam, ubi jalar, serta produk susu rendah lemak.
Itulah rangkuman ulasan artikel terkait tentang cara menerapkan pola makan sehat untuk lansia. Semoga bermanfaat.
















