BEKENTV – Untuk memangkas berat badan dengan cepat, kamu bisa mencoba metode diet Intermittent Fasting yang dikenal efektif dan cepat dalam memaksimalkan program diet.
Salah satu metode yang kerap dilakukan yaitu metode 16/8 yaitu metode puasa selama 16 jam dan makan dalam jeda waktu 8 jam.
Diet intemittent fasting ini menjadi salah satu metode diet baru yang banyak dilakukan oleh orang-orang dan terkenal keefektifannya.
Intermittent fasting (IF) merupakan salah satu pendekatan diet yang telah mendapat perhatian luas dalam beberapa tahun terakhir dan banyak dilakukan.
Bukan tanpa sebab, diet intermittent fasting ini dikenal karena klaimnya yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan signifikan.
Tidak seperti metode diet tradisional yang fokus pada apa yang kamu konsumsi, intermittent fasting lebih menekankan pada kapan waktunya kamu untuk makan.
Konsep dasar dari IF sendiri adalah untuk mengatur waktu makan dan puasa dalam pola yang sistematis.
Jika hal ini terus dilakukan, maka memungkinkan tubuhmu untuk berfungsi dalam ritme alami.
Namun jangan salah kaprah, IF sendiri bukanlah tentang pembatasan makanan secara ketat atau perhitungan kalori yang rumit seperti yang banyak dilakukan.
Namun metode diet ini merupakan perubahan gaya hidup yang sederhana namun efektif, di mana periode makan dan puasa dijadwalkan dengan jelas.
Oleh sebab itu, dengan melibatkan pola makan yang teratur dan interval puasa, IF dapat membantumu untuk mencapai tujuan kesehatan dengan cara yang mudah.
Bahkan saat ini, IF telah dibuktikan melalui berbagai penelitian dalam fungsinya untuk mendukung kesehatan.
Intermittent fasting ini menawarkan berbagai manfaat termasuk mengatur berat badan, perbaikan metabolisme, dan juga peningkatan kesehatan jantung.
Berbagai metode yang ditawarkan oleh IF ini memberikan kebebasan yang memungkinkan individu untuk memilih pola yang sesuai dengan gaya hidup mereka.
Maka dari itu, hal ini membuat intermittent fasting menjadi pilihan diet yang menarik bagi banyak orang.
Intermittent fasting ini memiliki berbagai jenis yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan.
Untuk mendapatkan informasi selengkapnya simaklah dalam rangkuman artikel BEKENTV berikut ini.
Jenis-jenis Intermittent Fasting
1. Metode 16/8
Metode ini dikenal juga sebagai “Time-Restricted Eating,” dimana kamu akan puasa selama 16 jam dan makan dalam jeda waktu 8 jam.
Misalnya, jika kamu makan dari pukul 12 siang hingga 8 malam, maka kamu akan berpuasa dari pukul 8 malam hingga 12 siang keesokan harinya.
2. Metode 5:2
Dalam metode 5:2 ini, kamu akan makan secara normal selama lima hari dalam seminggu.
Lalu setelah itu kamu perlu membatasi asupan kalorimu pada dua hari non-berturut-turut hingga sekitar 500-600 kalori per hari.
3. Metode Eat-Stop-Eat
Metode yang satu ini melibatkan puasa selama 24 jam penuh satu atau dua kali seminggu.
Misalnya, kamu makan malam pada pukul 7 malam, dan tidak makan lagi hingga pukul 7 malam keesokan harinya.
4. Metode Alternate-Day Fasting (ADF)
Dalam metode yang satu ini, kamu perlu berpuasa setiap hari bergantian.
Saat melakukan metode ini, satu hari kamu diperbolehkan makan secara normal dan hari berikutnya kamu perlu melakukan puasa atau membatasi kalori.
Jika kamu tertarik untuk melakukan intermittent fasting ini, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk memulainya.
Tips Memulai Intermittent Fasting
1. Mulai Secara Perlahan
Saat memulai intermittent fasting ini, pastikan untuk memulai secara perlahan dan tidak terburu-buru.
Jika kamu baru dalam berpuasa, coba mulai dengan metode yang lebih mudah, seperti 12/12, dan tingkatkan secara bertahap nantinya.
2. Perhatikan Keseimbangan Nutrisi
Saat melakukan intermittent fasting, pastikan untuk memperhatikan keseimbangan nutrisi di dalam tubuh.
Kamu perlu mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi seperti buah, sayuran, protein, dan lemak sehat.
3. Tetap Terhidrasi
Saat melakukan intermittent fasting ini, pastikan agar tubuh tetap terhidrasi.
Karena itu, cobalah untuk meminum cukup air selama periode puasa untuk menghindari dehidrasi.
4. Dengarkan Sinyal Tubuhmu
Saat melakukan metode diet ini, penting untuk mendengarkan sinyal yang diberikan oleh tubuh.
Jika kamu merasa tidak nyaman atau lelah, maka pertimbangkan untuk menyesuaikan pola makanmu kembali atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.
Demikian itulah rangkuman ulasan artikel terkait tentang informasi penting diet intermittent fasting. Semoga informasi ini dapat bermanfaat!
















