BEKENTV – Ternyata ada beberapa perilaku toxic dari orang tua yang dapat membuat mental anak rusak saat masa perkembangannya.
Beberapa dari orang tua mungkin tidak menyadari jika terdapat dampak dari perilaku mereka terhadap anak-anak dan dapat mengakibatkan mental anak menjadi rusak.
Oleh sebab itu, penting untuk memilih pola asuh yang akan diajarkan pada anak agar orang tua tidak melakukan kesalahan baik disadari maupun tanpa disadari.
Penting bagi orang tua untuk menunjukkan sikap yang baik pada anak mereka, baik dari segi perbuatan maupun perkataan lantaran keduanya berperan dalam proses belajar dan juga perkembangan anak.
Orang tua perlu sebisa mungkin menghindari perilaku yang dapat merusak mental anak karena hal tersebut dapat berpengaruh di masa depan.
Untuk mendapatkan informasi selengkapnya, simaklah dalam rangkuman artikel BEKENTV berikut ini.
Perilaku Orang Tua yang Merusak Mental Anak
1. Menghukum Anak di Depan Orang Lain
Perilaku pertama yang dapat merusak mental anak adalah dengan menghukum mereka di depan orang lain. Biasanya orang tua akan marah, berteriak, hingga menghukum mereka saat berbuat salah.
Hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan mental anak lantaran anak-anak sangat memedulikan pendapat dari orang di sekitar mereka.
Jika orang tua menghukum anak di depan umum, maka mereka akan mempermalukan anak sekaligus merusak kepercayaan diri mereka. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuat anak cenderung merasa rendah diri.
2. Melecehkan Fisik Anak
Hal lainnya yang dapat merusak mental anak adalah saat orang tua merendahkan fisik anak sendiri seperti dengan mengatai mereka ‘jelek’, ‘terlalu gemuk’, ‘terlalu kurus’ atau kalimat lainnya yang menyerang penampilan fisik mereka.
Perilaku ini dapat membuat anak menjadi tidak percaya diri dan anak juga dapat merasa khawatir dengan bentuk tubuh mereka dan akhirnya dapat mengacu pada masalah emosional seperti gangguan pola makan.
Oleh sebab itu, orangtua sebaiknya mengajarkan pada anak tentang cara untuk mencintai diri mereka sendiri apapun yang terjadi.
3. Mengatakan Hal Menyakitkan
Mengatakan hal yang menyakitkan bagi anak dapat merusak mental anak. Salah satu kalimat itu seperti ‘saya berharap kamu tidak pernah lahir’, ‘saya menyesal melahirkanmu’ dan semacamnya.
Kalimat-kalimat ini dapat membuat anak merasa jika mereka tidak sepantasnya lahir di dunia atau merasa tidak pantas hidup. Oleh sebab itu, kalimat ini sangat berbahaya untuk dikatakan.
Hal ini akan membuat anak menjadi berkecil hati dan tidak menjadi diri sendiri bahkan dapat menyebabkan anak menyakiti diri mereka sendiri hingga merasa depresi.
4. Membandingkan dengan Anak Lainnya
Membandingkan anak dengan anak lain biasanya hal yang sering dilakukan oleh orang tua dengan tujuan untuk memotivasi anak mereka agar mau berubah.
Namun hal ini sebenarnya sangat tidak baik untuk dilakukan karena justru dapat mengurangi rasa percaya diri dan juga harga diri mereka sehingga mereka akan berpikir jika mereka tidak cukup baik tidak peduli seberapa keras mereka berusaha.
5. Menganggap Anak Sebagai Beban
Perilaku selanjutnya yang dapat merusak mental anak adalah dengan menganggap anak sebagai beban seperti dengan mengatakan kalimat ‘Kamu membuat saya mengeluarkan banyak uang’ atau ‘sulit sekali merawatmu’.
Kalimat-kalimat tersebut akan membuat anak merasa tertekan, bahkan menyembunyikan perasaan dan masalah yang dihadapinya untuk menghindari perilaku tidak menyenangkan dari orang tuanya.
Demikian itulah beberapa perilaku toxic orang tua yang dapat merusak mental anak. Semoga bermanfaat!
















