BEKENTV – Terdapat beberapa kelompok orang yang diketahui pantang untuk mengonsumsi telur, lantaran bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Telur sendiri merupakan sumber makanan bergizi yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Namun, meskipun memiliki banyak manfaat, tidak semua orang dapat mengonsumsi telur dengan aman.
Beberapa kondisi kesehatan tertentu dapat membuat konsumsi telur berisiko bagi sebagian orang yang dapat memunculkan resiko tertentu.
Reaksi yang muncul akibat mengonsumsi telur pada kelompok tertentu bisa bermacam-macam, mulai dari alergi ringan hingga gangguan kesehatan serius.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah tubuh memiliki kondisi yang membuat konsumsi telur sebaiknya dihindari.
Kelompok Orang yang Tidak Boleh Mengonsumsi Telur
1. Orang Dengan Alergi Telur
Orang dengan alergi telur tentu tidak boleh mengonsumsi makanan yang satu ini.
Alergi telur menjadi salah satu jenis alergi makanan yang paling umum, terutama pada anak-anak.
Reaksi alergi ini bisa muncul segera setelah mengonsumsi telur, dengan gejala seperti ruam, gatal-gatal, pembengkakan, hingga sesak napas.
Bahkan pada kasus yang lebih parah, alergi telur dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang mengancam nyawa sehingga bagi mereka yang memiliki alergi ini, menghindari semua produk berbahan dasar telur adalah langkah paling aman.
2. Orang Dengan Intoleransi Telur
Berbeda dengan alergi, intoleransi telur biasanya terjadi ketika sistem pencernaan tidak mampu mencerna protein dalam telur dengan baik.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti kembung, diare, dan sakit perut setelah mengonsumsi telur. Intoleransi ini biasanya tidak bersifat mengancam nyawa, tetapi tetap menyebabkan ketidaknyamanan.
3. Orang Dengan Kolesterol Tinggi
Meskipun penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar aman bagi kebanyakan orang, namun bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi atau penyakit kardiovaskular sebaiknya membatasi konsumsi telur, terutama kuning telur.
Hal ini lantaran kuning telur mengandung kolesterol yang cukup tinggi, yang bisa memperburuk kondisi mereka.
Untuk itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat penting untuk menentukan jumlah telur yang aman dikonsumsi.
4. Orang Dengan Penyakit Hati Kronis
Hati berperan dalam metabolisme protein, termasuk yang berasal dari telur sehingga orang dengan penyakit hati kronis, konsumsi telur yang berlebihan dapat membebani organ tersebut.
Hal ini berpotensi memperparah kerusakan hati sehingga penderita penyakit hati kronis disarankan untuk mengurangi atau menghindari konsumsi telur, tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya.
5. Orang Dengan Risiko Keracunan Salmonella
Kelompok seperti anak-anak, ibu hamil, dan orang lanjut usia lebih rentan terhadap infeksi bakteri Salmonella yang dapat ditemukan pada telur mentah atau setengah matang.
Oleh sebab itu, orang dengan risiko keracunan salmonella perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi telur.
Infeksi yang disebabkan oleh kondisi ini dapat menyebabkan diare, demam, dan gangguan pencernaan yang serius.
Demikian itulah 5 kelompok orang yang sangat dilarang untuk mengonsumsi telur. Semoga membantu!
















