BENGKULU, BEKENTV – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma, Sabtu malam 18 Oktober 2025, mengakibatkan puluhan hektar sawah milik petani di Kelurahan Talang Dantuk, Kecamatan Seluma, terendam banjir.
Sedikitnya 24 hektar lahan pertanian milik Kelompok Tani Tebat Sepakat kini tergenang air akibat meluapnya Sungai Ngalam.
Ketua Kelompok Tani Tebat Sepakat, Agus, mengatakan banjir yang diakibatkan oleh hujan sekitar 8 jam ini berdampak serius terhadap tanaman padi, apalagi kini telah memasuki masa panen.
“Semua tanaman padi terendam banjir, kami khawatir hasil panen tidak bisa dipetik,” ujar Agus .
Hingga Minggu pagi terlihat air banjir masih menggenangi sebagian besar areal persawahan. Para petani kini hanya bisa pasrah menunggu air surut sambil berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk membantu menanggulangi dampak banjir agar kerugian tidak semakin besar.
Agus menambahkan, setidaknya 23 persen padi siap panen dipastikan gagal dipetik, sementara sisanya mengalami penurunan kualitas yang berdampak langsung pada harga jual gabah di pasaran.
Diperkirakan total kerugian akibat banjir ini mencapai puluhan juta rupiah, di mana setiap satu hektar sawah ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta.
Agus juga berharap Dinas Pertanian Kabupaten Seluma dapat turun langsung meninjau lokasi serta mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras melanda.
“Kami minta ada perhatian dari pemerintah, jangan sampai setiap hujan besar sawah kami selalu jadi korban,” tutupnya.
Julyan
















